Blog

Pahala Saat Gagal Dapat Sesuatu
Berita

Pahala Saat Gagal Dapat Sesuatu

ا نَقْدِرُ عَلَيْهَا فَهَلْ لَنَا فِيهَا أَجْرٌ؟ قَالَ : «فَبِمَ تُؤْجَرُونَ إِنْ لَمْ تُؤْجَرُوا فِيهَا» .

Diriwayatkan dari al-Hasan rahimahullah, dari Nabi Muhammad ﷺ, bahwa sebagian sahabat bertanya kepada Nabi: “Jika kami melihat sesuatu yang kami inginkan, tetapi kami tidak mampu mendapatkannya, apakah kami bisa dapat pahala?”

Nabi ﷺ menjawab, “Dengan apa kalian dapat pahala jika di situ tidak dapat pahala?”

Penjelasan
Sesuatu yang gagal didapatkan bisa berupa macam-macam, sesuai dengan kondisi yang dialami masing-masing orang. Misalnya gagal membeli sebuah barang yang diinginkan, gagal menang dalam perlombaan, atau bahkan gagal memperoleh jabatan yang diimpikan.

Faktor penting agar memperoleh pahala tersebut adalah bersabar sebagaimana penjelasan Imam adh-Dhahhak,

وَقَالَ الضَّحَّاكُ : مَنْ دَخَلَ السُّوقَ فَرَأَى شَيْئًا يَشْتَهِيهِ فَصَبَرَ فَاحْتَسَبَ ، كَانَ خَيْرًا لَهُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ دِينَارٍ يُنْفِقُهَا كُلَّهَا فِي سَبِيلِ اللّٰهِ تَعَالَى .

“Barang siapa datang ke pasar, melihat sesuatu yang diinginkan, lalu sabar dan mengharap pahala dari Allah, maka itu lebih baik daripada 100 ribu dinar yang dia infakkan di jalan Allah ta’ala.”

📚 Imam Abul-Laits as-Samarqandi, Tanbihul-Ghafilin bi Ahadits Sayyidil-Anbiya’ wal-Mursalin, hlm. 232.