Panduan Keluar Masuk Masjid dan Doa yang Dianjurkan
MASJID CUT MEUTIA | Masjid bukan sekadar tempat ibadah; ia adalah rumah Allah Ta’ala yang diangkat derajatnya. Sebagai tempat yang suci, masjid menjadi ruang bagi setiap Muslim untuk beribadah, berdzikir, dan meraih kedekatan dengan-Nya. Dalam surah An-Nur ayat 36-37, Allah Ta’ala menggambarkan masjid sebagai tempat mulia yang seharusnya dihormati:
“Di rumah-rumah yang Allah perintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan petang.” (QS. An-Nur: 36)
Ayat ini mengingatkan kita akan pentingnya memuliakan masjid sebagai tempat ibadah yang layak dihormati. Terutama bagi para Muslimah, mematuhi adab saat memasuki masjid adalah wujud dari penghormatan ini. Berikut adalah beberapa adab memasuki masjid yang dapat dijadikan panduan.
Adab-Adab Memasuki Masjid bagi Muslimah
Bagi setiap Muslim, masjid adalah tempat yang mulia, tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan ketenangan. Masjid bukan hanya tempat untuk menunaikan ibadah shalat, tetapi juga wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, mengingat Allah, dan meraih ketenangan jiwa. Khusus bagi Muslimah, terdapat beberapa adab khusus yang perlu diperhatikan agar dapat menjaga kesucian dan ketertiban rumah Allah ini. Berikut adalah adab-adab memasuki masjid yang hendaknya diperhatikan oleh Muslimah:
1. Mengikhlaskan Niat Hanya kepada Allah SWT
Ikhlas dalam beribadah di masjid adalah langkah pertama yang utama. Niatkan semua ibadah di masjid, seperti shalat dan dzikir, semata-mata untuk Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian atau penilaian orang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya.” Dengan niat yang benar, pahala ibadah akan lebih sempurna.
2. Berjalan Menuju Masjid dengan Sopan dan Tenang
Berjalanlah dengan tenang dan sopan ketika menuju masjid. Tidak perlu tergesa-gesa, karena ketenangan adalah bagian dari adab menghormati tempat ibadah. Dalam hadis, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kita untuk berjalan perlahan menuju tempat shalat, terutama ketika iqamah telah dikumandangkan.
3. Wanita Tidak Boleh Memakai Wewangian
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kaum wanita memakai parfum yang mencolok saat pergi ke masjid, karena ini bisa memicu fitnah. Beliau bersabda, “Siapa saja wanita yang memakai wewangian, maka janganlah ia menghadiri shalat Isya bersama kami.” Hadis ini mengingatkan agar Muslimah menjaga kesederhanaan dan menghormati kesucian masjid.
4. Mendahulukan Kaki Kanan saat Memasuki Masjid
Sunnah Rasulullah SAW menganjurkan untuk mendahulukan kaki kanan ketika memasuki tempat-tempat yang baik, termasuk masjid. Aisyah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW “menyukai memulai dengan kanan dalam semua urusan yang baik.” Memulai dengan kaki kanan ini merupakan adab sederhana yang menunjukkan penghormatan.
5. Memakai Pakaian Bersih dan Menutup Aurat
Kebersihan pakaian dan menutup aurat adalah bentuk adab penting saat memasuki masjid. Allah Ta’ala berfirman dalam surah Al-A’raf ayat 31: “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap masjid, makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan.” Dengan berpakaian rapi dan bersih, Muslimah menunjukkan penghargaan atas kesucian masjid serta kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan.
6. Menghindari Suara yang Terlalu Keras di dalam Masjid
Suara yang keras dapat mengganggu orang lain yang sedang beribadah atau melakukan ibadah lain di masjid. Muslimah dianjurkan untuk menjaga ketenangan dan kelembutan suara ketika berada di dalam masjid agar tidak mengganggu ketenangan tempat ibadah.
7. Melaksanakan Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid
Ketika memasuki masjid, hendaknya seorang Muslimah langsung melaksanakan shalat sunnah tahiyatul masjid, yaitu shalat dua rakaat untuk menghormati masjid. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah dia duduk sampai shalat dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
8. Tidak Menggunakan Gadget atau Berbicara Hal-Hal Duniawi di Masjid
Di era modern, godaan untuk membuka gadget sering kali terjadi. Hendaknya Muslimah mematikan atau mengatur gadget dalam mode senyap, dan menghindari berbicara hal-hal duniawi di dalam masjid untuk menjaga suasana yang khusyuk dan penuh dzikir.
9. Mengikuti Imam dan Menjaga Kerapihan Shaf Shalat
Saat melakukan shalat berjamaah, Muslimah perlu mengikuti imam dengan tertib dan menjaga kerapihan serta kelurusan shaf (barisan shalat). Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menjaga kelurusan dan kerapihan shaf dalam shalat berjamaah.
10. Berdoa Ketika Keluar dari Masjid
Ketika keluar dari masjid, dianjurkan untuk mendahulukan kaki kiri sambil mengucapkan doa keluar masjid: “Allahumma inni as’aluka min fadhlik” yang artinya, “Ya Allah, aku memohon karunia-Mu.” Doa ini adalah bentuk kesadaran bahwa segala kebaikan datang dari Allah SWT.
Doa-doa Ketika Memasuki Masjid
Ada beberapa doa yang dianjurkan saat masuk ke masjid. Doa ini membantu mengingatkan hati agar senantiasa terhubung dengan Allah Ta’ala. Berikut adalah dua doa yang umum dibaca:
1. Doa Pertama
اللَّهُمَّ افْتَحْ لي أبْوَابَ رَحْمَتِكَ
“Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu untukku.”
2. Doa Kedua
أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيْمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيمِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ؛ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
“Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, kepada Zat-Nya Yang Maha Mulia dan kepada kekuasaan-Nya Yang Maha Dahulu dari setan yang terkutuk. Segala puji bagi Allah. Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku semua pintu rahmat-Mu.”
Doa-doa ini membawa ketenangan dan mengingatkan diri kita akan tujuan utama memasuki masjid, yaitu beribadah dengan penuh kesadaran kepada Allah Ta’ala.
Menghormati masjid melalui adab-adab yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan hanya kewajiban, melainkan bentuk kasih sayang kita terhadap rumah Allah Ta’ala. Dengan niat yang tulus, berpakaian sopan, dan menjaga perilaku, setiap Muslimah dapat menjadikan kehadirannya di masjid sebagai contoh teladan dalam beribadah.
