Yayasan Pustaka Afaf
TADABUR SURAT An-Nuur Ayat 24
(Mukhlis Mukti Al Mughni)
يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ اَلْسِنَتُهُمْ وَاَيْدِيْهِمْ وَاَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
24. (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
Pesan dan Hikmah
- Jika di dunia lisan menjadi alat bicara sesuai yang kita kehendaki dan mau. Namun nanti di hari akhirat lisan akan bicara bukan atas keingian kita dan kita tidak ada kemampuan mengendalikannya. Dia akan berbicara sesuai yang diinginkan Allah, dimana ia akan bersaksi.
- Jika ada seorang atasan memerintahkan seorang anak buahnya untuk berdiri lalu diapun berdiri secara spontanitas, maka Allah pun lebih bisa untuk memerintahkan segala hal yang diciptakannya. Hal ini seperti dijelaskan dalam ayat 16 surat Ghaafir, “Kepunyaan siapakah hari ini, kepuanyaan Allah yanh Maha Esa dan Maha Menaklukan,”
- Bahkan tangan dan kaki pun dibuat bisa berbicara untuk memberikan kesaksian atas apa yang dilakukan tuannya ketika di dunia. Semua tunduk dengan perintah Allah. Padahal tangan dan kaki ketika di dunia tidak bisa berbicara. Allah Maha Kuasa yang membuatnya bisa berbiacara. Seakan tangan dan kaki itu memiliki rekaman atas segala yang dilakukannya dan akan berbicara sebagai saksi atas apa yang dikerjakan kedua anggota tubuh tersebut.
Lebih detil lagi dijeaskan dalam surat Fushshilat ayat 21, “Dan mereka berkata kepada kulit mereka: Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”
Jadi segala sesuatu di alami ni dapat berbicara, seperti semut, burung Hud-Hud, bahkan segala sesuatu itu bertasbih. - Jadikan segala sesuatu yang ada di alam semesta termasuk anggota tubuh kita sebagai saksi atas kebaikan dan ketaatan kita, jangan pernah melakukan kejahatan sekecil apapun agar mereka tidak ada kesempatan bersaksi atas hal itu.
****
Salam dari Masjid Cut Meutia
