Blog

Yayasan Masjid Cut Meutia sudah 45 Tahun Merawat Gedung NV de BOPLO
Berita

Yayasan Masjid Cut Meutia sudah 45 Tahun Merawat Gedung NV de BOPLO

MASJID CUT MEUTIA | Ketua Umum Yayasan Masjid Cut Meutia H. Benny Suprihartadi, SH bersama Bapak Fauzi Wibowo, Mr Lambertus Cristiaan G (Duta Besar Belanda), Mr Thomas Liodl (Dubes Austria), dan Mr Olivier Chambard (Duta besar Francis) dalam acara pengangkatan anggota kehormatan Heritage Society.

Masjid Cut Meutia sebagai heritage yang ada di Jakarta Pusat menjadi Gedung ikonik yang menyimpan banyak Sejarah, hingga akhirnya menjadi sebuah masjid yang bisa digunakan oleh umat Islam menyelenggarakan beribadah shalat lima waktu.

H. Benny Suprihartadi, SH bersama Bapak Fauzi Wibowo, Mr Lambertus Cristiaan G (Duta Besar Belanda), Mr Thomas Liodl (Dubes Austria), dan Mr Olivier Chambard (Duta besar Francis)

Yayasan Masjid Cut Mutia telah memelihara dan merawat Gedung NV de BOPLO seluas 4000 M2, selama lebih dari 45 tahun dengan keterbatasan biaya secara mandiri.

Kami percaya dan yakin bahwa peninggalan-peninggalan budaya, landscape dan cipta bangun masa lalu, baik jaman kolonil Belanda, Portugis dan Jepang, telah menambah keindahan kasanah arsitektur dan cipta bangun serta landscape budaya kita.

Kita haruslah meninggalkan dan memisahkan peninggalan – peninggalan masa lalu dengan mengambil segi positif yang telah mempengaruhi gurat – gurat keindahan dari arsitektur, landscape dan cipta bangun kita di masa kini dan semoga kita tidak lagi mencium ‘bau-bau’ kolonial.[]