Yayasan Pustaka Afaf
TADABUR SURAT An-Nuur Ayat 19
(Mukhlis Mukti Al Mughni)
اِنَّ الَّذِيْنَ يُحِبُّوْنَ اَنْ تَشِيْعَ الْفَاحِشَةُ فِى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌۙ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
19. Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka mendapat azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Pesan dan Hikmah
- Arahan berikutnya memberikan anacaman kepada orang-orang yang hobynya menyebarkan tuduhan bohong dengan azab yang pedih di dunia dan akhirat. Hukuman itu layak diberikan kepada orang yang sering mengulang perbuatan buruk.
- Suka menyebarkan berita bohong sama halnya mengikuti ajakan dan bisikan syetan.
- Adanya dukungan dan perhatian Allah yang kuat terhadap kaum beriman yang dizalimi dengan tuduhan dusta berupa ancaman siksa yang pedih di dunia seperti hukuman had dan akhirat yang siksanya lebih pedih daripada di dunia.
- “Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Kalimat ini Menjadi alasan penting kenapa kita harus menerapkan arahan dan bimbingan Allah dalam kasus seperti ini. Karena Allah yang Maha Tahu dengan perkara yang nampak dan tersembunyi dari masalah tersebut. Sementara kita hanya bisa tahu yang zhahir dan tidak mengetahui perkara yang batin, hal ini menjadi wilayah tanggung jawab Allah untuk menghisabnya.
****
Salam dari Masjid Cut Meutia
