Hasil Ramadhan Jazz Festival ke-13 akan Didonasikan untuk Warga Palestina
MASJID CUT MEUTIA | Jakarta–Ramadhan Jazz Festival (RJF) ke-13 digelar di Plataran Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat selama dua malam, 29 dan 30 Maret 2024.
Gelaran RJF ke-13 ini menghadirkan sembilan artis yang tampil dalam tema Harmoni Cinta Negeri. Mereka adalah Dwiki Dharmawan ft. Iwan Abdie & Fakhri Violin, Maliq & D’Essentials, Salma salsabil, Marcell Siahaan, Nadhif Basalamah, The Groove ft. Tiara Effendy, Bilal Indrajaya, Ecoutez, dan Alfie Alfandy.
Ramadhan Jazz Festival merupakan festival musik tahunan yang diinisiasi oleh Agus Setiawan Basuni dan tim Warta Jazz kolaborasi dengan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (Ricma) pada tahun 2011. Sempat absen digelar pada tahun 2020 karena pandemi, Ramadhan Jazz Festival kembali hadir hingga saat ini.
Serupa dengan gelaran di tahun-tahun sebelumnya, Founder WartaJazz Agus Setiawan Basuni mengatakan bahwa seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan ke warga Palestina.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita memakai sistem donasi, dan 100 persen uang yang terkumpul akan kita donasikan. Tahun ini akan kita berikan donasi itu kepada saudara-saudara kita yang sedang mendapatkan ujian berat di Palestina,” ungkapnya saat konferensi pers di Masjid Cut Meutia, Kamis, 28 Maret.
Kali ini, Panitia RJF menyediakan tiga kategori tiket yang dijual, yaitu Rafah (29 Maret) dan Gaza (30 Maret) dengan harga Rp99.000, serta Deir Al Balah (29 dan 30 Maret) dengan harga Rp195.000. Seluruh tiket dapat dimiliki dengan mengunjungi laman rjf13.com.
Lebih lanjut, Iwan Abdie sebagai salah satu penampil melihat apa yang dilakukan Ramadhan Jazz Festival sejauh ini telah memperlihatkan bahwa musik juga bisa menjadi alat untuk berbuat kebaikan. Ia berharap gelaran ini mampu memberi dampak lebih luas kepada publik.
“Masya Allah, ternyata hal yang tidak biasa ini memberi dampak yang bagus. Dan mudah-mudahan ini bisa memberi dampak lebih ke depan. Sebenarnya ini salah satu harapan saya, seorang seniman tidak hanya bergerak di ramah seni saja, tapi juga di ranah religius,” kata Iwan Abdie.
“Harapannya Ramadhan Jazz Festival ini bisa memberi pengaruh yang lebih luas lagi, tidak hanya di lingkungan religius, tapi untuk anak-anak muda yang lebih luas lagi,” pungkasnya. []
