Ustadz Zacky Mirza Kupas Soal Keteladanan Pahlawan di Masjid Cut Meutia
MCM | Jakarta–Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Masjid Cut Meutia menyelenggarakan pengajian bulanan bersama Ustadz Achmad Zacky Mirza dengan tema “Saatnya menjadi Pahlawan Masa Kini” pada Sabtu, 12 November 2022 setelah shalat Dhuhur berjamaah.
Hadir dalam pengajian bulanan Ketua Yayasan Masjid Cut Meutia Benny Suprihartadi, Sekretaris M. Ashraf Ali, Koordinator harian Buddhi Satriyo serta pengurus lain dan para jamaah dari bapak dan ibu.
Dalam ceramahnya, Ustadz Zacky menjelaskan bahwa pahlawannya para pahlawan di muka bumi adalah Nabi Muhammad SAW, Rasulullah yang diutus Allah untuk memperbaiki akhlak manusia. “Rasulullah itu pahlawannya para pahlawan,” ungkapnya.
Ustadz Zacky menambahkan, bahkan dalam sebuah buku yang ditulis Prof. Michael H. Hart menggemparkan dunia karena ia menulis buku berjudul “100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia.” Dan Nabi Muhammad SAW nomor urut pertama.
Bahkan Ustadz Zacky menceritakan bagaimana Nabi Muhammad mendapatkan dua penawaran dari Malaikat Jibril, antara menjadi seorang Rasul dan raja atau Raul dan hamba. Ternyata Nabi Muhammad memilih menjadi Rasulullah sekaligus hamba. “Beliau tidak memilih Rasulullah dan raja, padahal jika beliau mau itu bisa. Nabi memilih hamba agar bisa bersama umat,” ulasnya.
Bahkan ketika Nabi Muhammad akan meninggal dunia, yang ditanyakan adalah keberadaan umatnya. Berbeda dengan pahlawan-pahlawan besar lainnya, yang saat akan meninggal dunia yang ditanyakan senjata, istri dan lain sebagainya.
Kemudian Ustadz Zacky mengupas salah satu teladan yang harus diikuti umat Islam dari akhlak Rasulullah, yaitu tidak boleh menjadi orang munafik. Ia pun menjabarkan ciri-ciri dari orang munafik ada tiga.
Pertama, diantara ciri orang munafik dalam kehidupan sehari hari adalah suka berbohong. Kedua, kalau berjanji selalu ingkar. Ketiga, kalau diberikan amanah ia berkhianat. “Nabi Muhammad adalah sosok pemimpin yang sangat amanah, selalu di depan saat melawan musuh,” ungkapnya.
Dalam rangka meneladani para pahlawan, Ustadz Zacky mengajak jamaah untuk selalu meneladani apa yang telah diajarkan dalam Islam. Melakukan yang terbaik dari apa yang telah diajarkan dalam Islam. “Semoga kita bisa meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Cut Meutia Benny Suprihartadi mengatakan, kegiatan kajian bulanan ini menjadi program rutin yang akan terus diadakan di Masjid Cut Meutia. “Saat ini karena berdekatan dengan Hari Pahlawan, maka kita ambil tema seputar kepahlawanan, alhamdulilah Ustadz Zacky Mirza telah hadir dan mengisi kajiannya,” ungkapnya.
Benny berharap, para jamaah yang hadir di pengajian bulanan ini juga bisa mengikuti beberapa kegiatan yang diadakan Masjid Cut Meutia, seperti pengajian Tri in One yang diadakan lepas Maghrib setiap Senin sampai Kamis atau pengajian ibu setiap Selasa.
“Kami berharap semoga kegiatan Masjid Cut Meutia ini bisa memberikan pencerahan kepada umat Islam tentang ilmu agama, dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. []
