Kurikulum

Kurikulum

Progam Pendidikan Pesantren Tahfidzul Quran Al-Husni

Pesantren Tahfidzul Quran Al-Husni memiliki program pendidikan yang dilaksanakan secara terpadu dalam bentuk core and integrated curriculum (kurikulum terpadu) selama 24 jam non stop.

Pesantren Tahfidzul Quran Al-Husni dalam pendidikannya menekankan pada kemampuan tafaqquh fiddin dengan berafiliasi pada berbagai macam ilmu, teori dan praktik yang meliputi semua life skill.

  1. Program Tahfidzul Qur’an

Sebagai ciri khas Pesantren Tahfidzul Quran Al-Husni memiliki program inti yang harus diikuti oleh seluruh santri/wati, dimulai dengan khatam Al-Qur’an dengan lancar, fasih, dan sesuai dengan hukum tajwid bin nadhar maksimal setengah tahun sebelum mendapat SIM (Surat Izin Menghafal).

Program menghafal Al-Quran ini masuk dalam program intra dan ko kurikuler. Masa menghafal Al-Quran antara 6 s/d 7 tahun bagi tamatan SD/MI dan 3 s/d 4 tahun bagi tamatan SMP/MTs.

Penyelesaian target hafalan yang telah ditentukan bagi semua santri/wati menjadi salah satu syarat untuk pengambilan Ijazah SMA.

  1. Program Pendidikan Formal

Pesantren Tahfidzul Quran Al-Husni memiliki program formal yang berlangsung di pagi hari dengan pedoman Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP). Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum Pendidikan Nasional (Diknas) dan kurikulum Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI) yang mengacu pada Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Di mana sistem pembelajaran formal menggunakan pengantar tiga bahasa Arab dan Inggris, kecuali untuk materi-materi tertentu yang mengharuskan penggunaan Bahasa Indonesia.

Program pendidikan ketahfidhan dan kepesantrenan berlangsung secara integral. Untuk kepentingan penguasaan Ulumul Qur’an dan pengembangan wawasan Iptek, mata pelajaran Al-Qur’an, Tafsier, Bahasa Arab dan Inggris mendapat porsi perhatian yang cukup besar.